Pertemuan I dimulai dengan kontrak belajar. Namun tidak terlalu lama, karena Dosen yang ngajar mata kuliah ini tiap semester juga ketemu, yaitu Yth. Ibu Dra. Rippi Maya M.Pd.
Sylabusnya sech cuma belajar tentang Groups dan Ring.
Pertemuan I Ibu menjelaskan tentang Metoda-metoda Pembuktian. Karena biasanya mahasiswa cukup kesulitan dalam metoda pembuktian ini. Metoda pembuktian terbagi 2:
1. Pembuktian langsung
2. Pembuktian tidak langsung
Pembuktian langsung terbagi 2, yaitu bukti langsung dan kasus per kasus. Sedangkan bukti tak langsung terbagi 3, yaitu Kontradiksi, Kontrapositif, dan Counter Example (contoh lawan). Pembuktian dengan contoh, hanya boleh dilakukan jika secara intuitif pernyataan itu salah.
Ketika seseorang melihat sebuah permasalahan, ada kemungkinan setiap kepala berbeda persepsi tergantung dari sudut mana ia memandang. Itu akan berdampak pada metode pembuktian apa yang akan ia gunakan dalam menyelesaikan masalah. Mungkin yang menjadi masalah adalah tepat atau tidaknya metode pembuktian tersebut. Tapi ketika berbicara tepat atau tidak, itu adalah subjektif dan kebenarannya relatif menurut saya. Kita tidak bisa menganggap bahwa metode yang kita gunakan adalah metode pembuktian yang paling benar. Lantas, kita harus pake metode yang mana???
(bagi kamu yang mau sharing, tulis aja di comment yaa…!!!)
Komentar Terakhir